Iklan Dua

Ekonomi Global Melambat, Astra Motor Kaltim 1 Optimistis Masih Kuasai Pasar Roda Dua

$rows[judul] Keterangan Gambar : Andreas saat memamerkan produk terbaru Honda Vario 160. Saat ini, motor tersebut digadang-gadang pikat hati kalangan Gen Z.

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Di tengah tekanan ekonomi global dan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang berdampak pada perlambatan sejumlah sektor usaha, Astra Motor Kaltim 1 tetap menunjukkan optimisme dalam mempertahankan dominasinya di pasar sepeda motor Kalimantan Timur.

Ya, hal tersebut disampaikan oleh Manager Marketing Astra Motor Kaltim 1, Andreas Nathanael, saat menghadiri pembukaan Journalist Competition 2026 yang digelar Astra Motor Kaltim 1 di Nara Kafe, Sabtu (9/5/2026).

Andreas mengakui, kondisi pasar otomotif roda dua di Kalimantan Timur tahun ini cukup menantang. Sejumlah faktor dinilai memengaruhi perlambatan ekonomi daerah, mulai dari berkurangnya aktivitas proyek Ibu Kota Nusantara (IKN), menurunnya harga batu bara, keterbatasan produksi tambang, hingga rampungnya proyek RDMP.

“Kalau ditanya market tahun ini memang cukup challenging. Kondisi global dan kebijakan pemerintah ikut berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Aktivitas proyek IKN juga sedikit berkurang, harga batu bara melemah, dan beberapa proyek besar sudah selesai. Tapi kami tetap optimis Honda masih bisa mendominasi pasar di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, Astra Motor Kaltim 1 mencatat pangsa pasar Honda di Kalimantan Timur masih berada di atas 75 persen. Produk yang mendominasi penjualan masih berasal dari segmen skutik, seperti Beat Series, Scoopy, PCX, Vario 160, hingga lini terbaru seperti Vario 125 Street dan Scoopy warna terbaru yang menyasar pasar anak muda.

Menurut Andreas, tren konsumen saat ini didominasi generasi muda. Bahkan sekitar 35 persen pembeli motor Honda berasal dari kalangan Gen Z.

“Produk-produk sekarang memang kami sesuaikan dengan karakter anak muda, lebih kekinian dan sesuai gaya Gen Z,” katanya.

Untuk mempertahankan posisi sebagai merek pilihan masyarakat, Astra Motor Kaltim 1 menyiapkan sejumlah strategi. Fokus utama perusahaan tetap pada peningkatan pelayanan kepada konsumen agar loyalitas pelanggan tetap terjaga.
Selain itu, perusahaan juga akan menghadirkan berbagai program penjualan menarik dan event kreatif, guna mendekatkan produk Honda kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami ingin tetap menjadi top of mind masyarakat. Pelayanan menjadi prioritas utama, kemudian program-program menarik untuk mempermudah konsumen membeli motor, termasuk menghadirkan event-event kreatif yang dekat dengan anak muda,” jelasnya.

Meski hingga April 2026 penjualan roda dua mengalami sedikit koreksi, Andreas menilai kondisi tersebut sejalan dengan perlambatan ekonomi Kalimantan Timur yang pertumbuhannya berada di bawah rata-rata nasional.

Namun demikian, Astra Motor Kaltim 1 tetap menaruh harapan pada berbagai kebijakan pemerintah yang diyakini dapat kembali menggerakkan perekonomian daerah. Momentum tahun ajaran baru pada Juni hingga Juli juga diprediksi menjadi salah satu pendorong peningkatan penjualan sepeda motor.

Di sisi lain, Andreas mengungkapkan tren kendaraan roda dua kini semakin didominasi motor matic. Dalam tiga hingga empat tahun terakhir, kontribusi segmen sport dan bebek terus menurun karena masyarakat lebih memilih kendaraan yang praktis dan nyaman digunakan.

“Sekarang masyarakat cenderung memilih motor matic karena lebih mudah digunakan. Infrastruktur jalan yang semakin baik juga membuat konsumen beralih ke motor matic,” tuturnya.

Kendati begitu, tambah Andreas, Astra Motor Kaltim 1 juga memastikan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan purna jual. Perusahaan akan terus memperluas jaringan layanan apabila terdapat wilayah yang dinilai masih sulit dijangkau konsumen.

“Pada prinsipnya kami ingin tetap melayani konsumen dengan sepenuh hati. Kalau memang ada area yang perlu penambahan jaringan layanan, tentu akan kami pertimbangkan,” pungkasnya. (man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)