Iklan Dua

DPRD Balikpapan Tutup Masa Sidang II, Fokus Bahas APBD Perubahan 2026 di Masa Sidang III

$rows[judul]

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penutupan Masa Sidang II Tahun Sidang 2025/2026 serta pembukaan Masa Sidang III Tahun Sidang 2025/2026.

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, didampingi Wakil Ketua Muhammad Taqwa dan Yono Suherman. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para anggota dewan dari enam fraksi yang ada di DPRD Balikpapan.

Dalam keterangannya, Budiono menjelaskan bahwa dalam satu tahun sidang, DPRD membaginya ke dalam tiga masa sidang, yang masing-masing berlangsung selama empat bulan. Setiap masa sidang ditutup dengan kegiatan reses sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat.

“Hari ini kita telah memasuki Masa Sidang III Tahun Sidang 2025/2026. Tentunya ada sejumlah agenda penting yang akan menjadi fokus pembahasan DPRD,” ujar Budiono seusai Paripurna di ruang rapat gabungan kantor DPRD Balikpapan, Senin (4/5/2026).

Ia menegaskan, salah satu agenda utama pada masa sidang ini adalah pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) terkait perubahan APBD Tahun 2026. Pembahasan tersebut akan menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Selain itu, DPRD juga akan membahas sejumlah isu krusial lainnya melalui tahapan yang telah dijadwalkan. Prosesnya akan diawali dengan rapat-rapat komisi bersama mitra kerja, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan di Badan Anggaran, hingga nantinya masuk tahap penetapan perubahan APBD.

“Jadwal pembahasan sudah disepakati dalam Badan Musyawarah. Dimulai dari rapat komisi, kemudian Badan Anggaran, hingga penetapan. Targetnya berlangsung pada pertengahan tahun, sekitar Juni hingga Juli,” jelasnya.

Tak hanya itu, pada Masa Sidang III ini DPRD juga akan melaksanakan berbagai kegiatan seperti reses, dialog dengan masyarakat, serta sosialisasi rancangan peraturan daerah (raperda).

Budiono menambahkan, seluruh agenda tersebut diharapkan dapat berjalan optimal guna menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong pembangunan Kota Balikpapan yang lebih baik. (adv/man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)