Iklan Dua

Pansus LKPj DPRD Balikpapan Soroti Pembayaran BPJS dan Kesiapan Layanan Rumah Sakit

$rows[judul]

Berita Dewan 26.


Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) DPRD Kota Balikpapan kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah organisasi perangkat daerah, Senin (27/4/2026). 

Fokus pembahasan kali ini mengerucut pada sektor kesehatan, khususnya terkait layanan rumah sakit dan mekanisme pembiayaannya.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Gabungan DPRD Balikpapan itu dipimpin Ketua Pansus LKPj, Andi Arif Agung, didampingi Wakil Ketua DPRD Yono Suherman dan Budiono. Serta anggota Pansus lainnya, Yusdiana Hakim, Siska Angreani, Iim, Ryan Indra Saputra, Raja Siraj, Danang Eko Susanto, Muhammad Najib, dan Muhammad Hamid.

Hadir pula perwakilan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Kesehatan Kota, RSIA Sayang Ibu, serta RSUD Beriman.

Dalam forum tersebut, Andi Arif menyoroti persoalan mekanisme pembayaran layanan kesehatan melalui BPJS yang dinilai belum berjalan optimal. Ia mengungkapkan adanya indikasi keterlambatan pembayaran yang berdampak pada kondisi keuangan rumah sakit, terutama RSUD Beriman yang telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Ini menyangkut cash flow rumah sakit. Layanan tetap berjalan, tapi pembayaran tidak boleh tersendat. Karena itu, kami mendorong Komisi IV untuk mengundang BPJS agar ada kejelasan terkait mekanisme dan realisasinya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program BPJS gratis yang dijalankan Pemerintah Kota Balikpapan sejatinya telah dianggarkan setiap tahun. Namun, kejelasan terkait pola pencairan dana dinilai penting agar tidak mengganggu operasional layanan kesehatan.

“Secara anggaran, kami yakin sudah tersedia. Tinggal bagaimana mekanisme pencairannya, apakah per semester atau pola lainnya, yang perlu dipastikan agar tidak menghambat pelayanan,” tambahnya.

Selain itu, Pansus juga mencatat sejumlah kebutuhan internal rumah sakit dalam upaya meningkatkan kualitas layanan publik. Beberapa di antaranya meliputi perbaikan infrastruktur seperti sistem kelistrikan, plumbing, hingga sarana bangunan yang menjadi penunjang operasional.

Menurut Andi Arif, DPRD melalui Komisi IV siap memberikan dukungan terhadap berbagai kebutuhan tersebut, terutama yang berkaitan langsung dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau itu menyangkut peningkatan layanan, tentu akan kita dorong. Komisi IV siap mensupport apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan dari pihak rumah sakit,” tegasnya.

Melalui RDP ini, Pansus LKPj berharap berbagai persoalan yang mengemuka dapat segera ditindaklanjuti, sehingga pelayanan kesehatan di Kota Balikpapan dapat terus berjalan optimal dan memenuhi kebutuhan masyarakat. (adv/man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)