Iklan Dua

Cegah Aksi Perang Sarung & Trek-trekan, Ari Sanda Ajak Pemuda Berkegiatan Positif Selama Ramadan

$rows[judul] Keterangan Gambar : Sekretaris Komisi III DPRD Balikpapan, Ari Sanda.

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Pada bulan suci Ramadan, banyak kegiatan positif yang biasanya dilakukan oleh kaum muslim khususnya di kota Balikpapan. Baik dari kegiatan pengajian, pesantren Ramadan, mendengarkan tausiah hingga malam Safari Ramadan.

Namun terkadang, momen Ramadan juga disalahgunakan khususnya oleh kaum muda-mudi, di mana mereka kerap melakukan kegiatan yang mengundang risiko, seperti perang sarung hingga trek-trekan di jalananan. 

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Ari Sanda memberikan perhatian seriusnya untuk mengantisipasi kejadian seperti itu.

Sebagai wakil rakyat, ia pun mengajak para generasi muda di kota Beriman untuk lebih memanfaatkan momen Ramadan dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif, daripada harus membahayakan keselamatan dengan tindakan negatif.

"Saya mengimbau khususnya anak muda di kota Balikpapan agar dapat mengisi waktu di Ramadan ini dengan kegiatan yang lebih positif," pintanya, Sabtu (1/3/2025).

Selain itu, Ari Sanda berharap adanya peran penting orang tua yang kuat dalam memberikan perhatian serius kepada buah hatinya, demi mencegah kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Apalagi, aksi trek-trekan di jalanan sangatlah berbahaya, karena selain membahayakan pengendaranya sendiri, juga dapat membahayakan nyawa pengguna jalan lainnya.

Pun begitu, aksi perang sarung juga dapat menimbulkan petaka. Walau terlihat seperti permainan biasa, namun fatal akibatnya jika mengenai indera penglihatan, bahkan dapat berujung bentrokan antar pemainnya.

"Pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan mengingatkan anak-anak mereka, terutama di malam hari," tegasnya.

"Jika sudah jam 10 malam anak-anaknya tidak pulang ke rumah, maka segera cari, karena peran orang tua sebagai pendidik pertama di dalam rumah tentunya harus mengingatkan dan mengawasi anak-anaknya sendiri," sambungnya.

Ari Sanda juga mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) untuk berperan aktif sebagai pihak yang dapat mengantisipasi serta mengatasi kegiatan yang berpotensi menimbulkan bahaya-bahaya tersebut.

"Meski kondusifitas di lingkungan kota Balikpapan ini sudah dalam pengawasan kepolisian, tapi tetap dibutuhkan peran orang tua. Dan terkait trek-trekan, tentu kami berharap pihak kepolisian dapat menangani hal ini dengan baik, dan kami juga mengimbau kepada anak-anak muda untuk selalu tertib dalam berlalu lintas," harap politisi PPP itu.

Kendati demikian, dia berharap selama berjalannya ibadah bulan puasa ini, masyarakat se-kota Balikpapan bersama-sama ikut menjaga kondusifitas, dengan memelihara keamanan serta ketertiban lingkungan. Juga mengisi momentum Ramadan dengan kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat.

"Mari kita hindari kegiatan yang merugikan. Ayok manfaatkan waktu di bulan suci ini dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan lebih bermanfaat," pungkasnya. (man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)