Keterangan Gambar : Anggota DPRD Balikpapan, Yusdiana Hakim.
Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Anggota DPRD Kota Balikpapan, Yusdiana Hakim, mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.
Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) yang digelar di ruang rapat gabungan DPRD Balikpapan, Senin (20/4/2026).
Yusdiana menyoroti kondisi di kawasan Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara yang dinilainya masih minim fasilitas dasar, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Ia menyebut, hingga saat ini ketersediaan sekolah di wilayah tersebut masih sangat terbatas.
“Di Gunung Samarinda Baru, fasilitas pendidikan masih kurang. Untuk jenjang SMP bahkan belum tersedia, sementara sekolah dasar juga sangat terbatas. Kondisi ini tentu menyulitkan masyarakat, terutama saat penerimaan peserta didik baru,” ujar Dewan dapil Balikpapan Utara itu.
Menurutnya, meskipun masyarakat masih dapat mengakses sekolah di wilayah lain, hal tersebut dinilai kurang efektif dan tidak optimal bagi kebutuhan warga setempat.
Selain pendidikan, Yusdiana juga menyoroti minimnya fasilitas layanan kesehatan di kawasan tersebut. Ia menilai keberadaan puskesmas sangat dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat secara lebih dekat.
“Layanan kesehatan juga menjadi perhatian. Masyarakat membutuhkan fasilitas seperti puskesmas yang mudah diakses. Kalau harus ke wilayah lain, tentu ini menjadi kendala tersendiri,” katanya.
Ia mengaku kerap menerima keluhan langsung dari masyarakat, termasuk dari para ketua RT, yang meminta perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pendidikan dan kesehatan di wilayah mereka.
“Kami di lapangan sering mendapat pertanyaan dari warga, terutama terkait sekolah dan layanan kesehatan. Ini yang harus menjadi prioritas pemerintah,” ungkap politisi NasDem ini.
Yusdiana berharap, melalui forum pembahasan LKPj ini, pemerintah kota dapat memberikan perhatian serius terhadap wilayah-wilayah yang masih mengalami keterbatasan fasilitas dasar.
“Semoga ini menjadi catatan penting dan bisa segera ditindaklanjuti, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan di Gunung Samarinda Baru,” tutupnya. (adv/man)
Tulis Komentar