Iklan Dua

Taufik Qul Rahman Apresiasi Kinerja DKP3, Optimalkan Pembukaan 56 Hektare Lahan Baru di Gunung Binjai

$rows[judul] Keterangan Gambar : Sekretaris Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Taufik Qul Rahman saat meninjau persawahan di wilayah teritip

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Taufik Qul Rahman, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) yang dinilai berhasil mendorong kemajuan sektor pertanian, khususnya pengelolaan persawahan di wilayah Teritip.

Dalam kunjungan tersebut,  Taufik turut didampingi anggota Komisi II lainnya, yakni Mike Heny, Suryani, dan Subari. Hadir pula Kepala DKP3 Kota Balikpapan, Sri Wahjuningsih, bersama jajaran, serta Ketua Kelompok Tani, Romadhon, yang memberikan gambaran langsung terkait kondisi dan potensi pertanian di lapangan.


Pernyataan tersebut disampaikan Taufik saat mengikuti kunjungan lapangan Komisi II ke kawasan pertanian di Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, senin (20/4/2026). Dalam peninjauan itu, ia melihat langsung perkembangan lahan sawah yang kini semakin tertata dan produktif berkat pembinaan yang dilakukan pemerintah daerah.

Menurut Taufik, capaian tersebut menunjukkan bahwa program yang dijalankan DKP3 telah berada di jalur yang tepat dan memberikan dampak nyata bagi petani. Ia menegaskan bahwa DPRD memiliki peran penting dalam memastikan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar tepat sasaran.

“Kami turun langsung untuk memastikan apakah anggaran yang digelontorkan ini tepat sasaran. Dan hasilnya, sesuai harapan, program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Taufik menilai potensi pertanian di Teritip masih sangat besar untuk dikembangkan. Ia mendorong pemerintah melalui DKP3 agar segera mengoptimalkan lahan yang belum tergarap, termasuk sekitar 56 hektare milik kelompok tani yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Masih ada sekitar 56 hektare lahan kelompok tani yang belum digarap. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” tegasnya.

Taufik menambahkan, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan kelompok tani harus terus diperkuat agar pengembangan sektor pertanian tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani di tengah dinamika pembangunan kota. (adv/rud)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)