Iklan Dua

Revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur Didukung DPRD, Diusulkan Anggaran Rp180 Miliar

$rows[judul] Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman. (foto: net)

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Upaya Pemerintah Kota Balikpapan untuk merevitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur mulai mendapat dukungan dari DPRD. Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, menilai rencana pembenahan pasar tersebut penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas pusat perdagangan rakyat di Balikpapan Barat.

Revitalisasi pasar yang diusulkan memiliki nilai investasi sekitar Rp180 miliar. Usulan itu sebelumnya disampaikan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, saat melakukan audiensi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia pada awal pekan ini. Proposal program tersebut juga telah dimasukkan ke dalam sistem aplikasi pengajuan revitalisasi pasar milik kementerian.

Yono menjelaskan, dukungan dari pemerintah pusat sangat diharapkan agar rencana pembangunan dapat segera direalisasikan. Hal ini mengingat kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan saat ini terbatas, terutama setelah adanya penyesuaian anggaran di berbagai sektor.

“Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan melalui APBN sehingga proses revitalisasi pasar ini bisa segera berjalan,” ujar Yono saat ditemui di ruang kerjanya, pada Kamis (5/3/2026).

Ia menambahkan, terdapat beberapa opsi sumber pembiayaan yang memungkinkan untuk proyek tersebut, yakni melalui APBN, bantuan pemerintah provinsi, maupun APBD Kota Balikpapan. Namun dengan nilai investasi yang cukup besar, peluang dukungan dari pemerintah pusat dinilai paling realistis.

Menurutnya, jika usulan itu disetujui, Kementerian Perdagangan akan merekomendasikan pelaksanaannya kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sesuai dengan mekanisme program pembangunan infrastruktur pasar.

Lebih jauh, Yono menilai revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga untuk menata kawasan perdagangan agar lebih tertib, nyaman, dan representatif.

Ia berharap setelah ditata ulang, pasar tersebut dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat sekaligus destinasi wisata belanja dan kuliner khas Balikpapan.

“Pasar ini memiliki peran besar bagi pelaku UMKM dan perekonomian lokal. Jika dikelola dan ditata dengan baik, potensinya juga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah,” jelasnya.

DPRD, kata Yono, akan terus mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan revitalisasi agar proyek tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi pedagang dan masyarakat luas. (adv/man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)