Iklan Dua

Pedagang Pasar Muara Rapak Keluhkan Kenaikan Tarif, DPRD Balikpapan Tampung Aspirasi

$rows[judul] Keterangan Gambar : Taufik Qul Rahman anggota DPRD kota balikpapan

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN – Sejumlah pedagang di Pasar Muara Rapak, Balikpapan Utara, menyampaikan keluhan terkait adanya kenaikan tarif yang dinilai dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Aspirasi tersebut akhirnya disampaikan kepada DPRD Kota Balikpapan untuk mendapatkan perhatian saat RDP diruangan komisi II (9/3/2026).

 Taufik Qul Rahman anggota DPRD kota balikpapan menyampaikan bahwa pihaknya menerima dan menampung aspirasi para pedagang meskipun kewenangan pengelolaan pasar tersebut berada di tangan pihak pengelola. Diketahui, pengelolaan Pasar Muara Rapak saat ini masih berada dalam kontrak kerja sama dengan pihak swasta hingga tahun 2028.

 Menurutnya, para pedagang merupakan bagian penting dari masyarakat yang harus didengar aspirasinya. Karena itu, DPRD tetap berupaya memfasilitasi keluhan yang disampaikan meskipun ruang intervensi terhadap kebijakan pengelola terbatas.

 “Kami tetap menampung aspirasi para pedagang. Mereka adalah masyarakat yang harus kami dengarkan. Namun secara kewenangan, pengelolaan pasar berada di tangan pengelola, yaitu PT Hasta,” ujarnya.

 Taufik menjelaskan, terkait persoalan kenaikan kontribusi atau tarif, para pedagang diharapkan dapat berkoordinasi langsung dengan pihak pengelola agar mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai kebijakan tersebut.

 Taufik menambahkan, DPRD tidak dapat secara langsung mencampuri kebijakan internal pengelola, tetapi tetap akan memantau agar hak dan kewajiban kedua belah pihak berjalan sebagaimana mestinya.

 Selain menampung aspirasi pedagang, pihaknya juga berencana melakukan peninjauan ke pasar dalam waktu dekat. Peninjauan tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi pasar menjelang bulan Ramadan, yang biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas perdagangan.

 “Kami juga akan melihat persiapan para pedagang menghadapi Ramadan dan Idulfitri. Biasanya menjelang momen tersebut terjadi peningkatan aktivitas jual beli, termasuk potensi kenaikan harga kebutuhan pokok,” katanya.

 DPRD berharap komunikasi antara pedagang dan pengelola pasar dapat berjalan dengan baik sehingga berbagai persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara musyawarah tanpa merugikan salah satu pihak. (adv/rud)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)