Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Andi Arif Agung, mengungkapkan bahwa kekuatan fiskal kota akan mengalami pelemahan signifikan akibat penurunan transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
“Penurunannya cukup besar, sekitar Rp1,55 triliun. Ini penting kami sampaikan agar masyarakat memahami konteks kondisi fiskal daerah saat ini,” jelasnya saat ditemui di kantor DPRD, pada Rabu (22/10/2025).
Menurut politisi yang akrab disapa A3 itu, asumsi awal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 sebesar Rp4,5 triliun akan mengalami rasionalisasi cukup besar, yakni antara Rp1,3 hingga Rp1,5 triliun. Hal ini juga dipicu oleh koreksi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diperkirakan tidak mencapai target tahun sebelumnya.
“Tahun lalu PAD kita diproyeksikan Rp1,5 triliun, tapi dengan kondisi ekonomi yang melambat, tentu tidak bisa sebesar itu lagi. Jadi pembahasan APBD ke depan harus realistis dan rasional,” tegasnya.
Meski begitu, A3 memastikan pemerintah kota tidak tinggal diam. Sejumlah strategi tengah disiapkan untuk menjaga agar program pembangunan tetap berjalan. Namun, ia menekankan bahwa langkah-langkah tersebut membutuhkan perencanaan matang dan tidak bisa dilakukan secara instan.
“Strategi fiskal pasti disiapkan, tapi semua butuh waktu. Kita harus menyesuaikan dengan kemampuan daerah agar pembangunan tidak terganggu,” ujar legislator Fraksi Golkar itu.
Ia juga mengingatkan bahwa proses pembangunan memiliki tahapan dan mekanisme yang harus dijalankan secara berurutan, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan.
“Pembangunan itu bukan perkara cepat atau lambat, tapi bagaimana memastikan setiap tahapan dilakukan dengan tepat. Masyarakat perlu memahami bahwa semua ada keterbatasannya,” tutur A3.
Selain soal fiskal, ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, transparansi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik di tengah situasi keuangan yang menantang.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang jelas. Semua kebijakan pembangunan didasarkan pada analisis kemampuan anggaran," tutupnya. (man/adv)
Tulis Komentar