Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Desakan pergantian kepemimpinan di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan semakin menguat. Sejumlah cabang olahraga (cabor) menilai KONI tidak berjalan efektif selama lebih dari tiga tahun terakhir, sehingga mendesak agar Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) segera digelar.
Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Balikpapan, Dwiky Octavinaz, menilai cabor seperti kehilangan arah karena minimnya perhatian dari KONI terhadap pembinaan atlet.
“Selama ini memang tidak ada perhatian dari KONI. Kami butuh pemimpin yang bisa mengayomi dan mensinergikan antar-cabor, tanpa adanya dualisme,” ujar Dwiky belum lama ini.
Senada, Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Balikpapan, Hasan, menegaskan pihaknya bersama sejumlah cabor tengah menyiapkan mosi tidak percaya yang akan disampaikan ke KONI Kalimantan Timur.
“Kami sudah punya gambaran calon ketua baru. Saat ini sedang mempersiapkan mosi tidak percaya. Jika sudah terkumpul minimal dua pertiga suara cabor, Senin kami berangkat ke KONI Provinsi untuk menyerahkan,” tegas pria yang disapa Abi itu.
Abi menambahkan, langkah ini diambil agar Balikpapan segera memiliki ketua KONI yang jelas, mendapat dukungan penuh dari cabor, serta mampu bersinergi dengan pemerintah daerah. (*)
Tulis Komentar